Sabtu, 28 Februari 2009

Yang harus diperhatikan dari IMT & IMT para selebritis

Kalsifikasi IMT dari WHO, sebenarnya untuk membandingkan komposisi tubuh (berat badan) terhadap tinggi badan, terutama LEMAK TUBUH. Oleh sebab itu bagi orang yang terlatih(berotot) , IMT yang tinggi bukan berarti menderita obesitas, karena LEMAK TUBUHnya rendah. Sebagai contoh, para selebritis di bawah ini, tidak menderita obesitas.
Sedangkan artis di bawah ini, Gwynneth Paltrow dengan IMT 16 termasuk Berat Badan kurang (Underweight)

Ini contoh IMT para selebritis

Sylvester Stallone IMT 34



Bruce Willis IMT 29


Brad Pitt IMT 27



Demi Moore IMT 22


Julia Robert IMT 18


Gwynneth Paltrow IMT 16

Gemukkah saya?

Gemuk atau tidaknya seseorang banyak dipengaruhi oleh selera yang ditentukan oleh budaya. Misalnya si ibu A merasa gemuk, padahal menurut suaminya Nggak, atau Bapak Obelix merasa langsing, padahal menurut dia ideal.

Jadi gemuk atau tidak gemuk baiknya pake standar yang sama yaitu berat badan ideal.
Pake rumus BROCA.
Untuk dewasa < ideal=" TB-100-(10%x(TB-100)).">
Untuk dewasa >35 tahun BB ideal= TB-100.

Rumus BROCA ini untuk patokan kasar saja.
Kalo untuk menilai seseorang kegemukan atau tidak, baiknya hitung pake Indeks Massa Tubuh (IMT). Caranya gunakan rumus di bawah ini:

Tuan Rewog 40 th, TBnya 160 cm, BBnya 70 kg, maka BB idealnya= 160-100 = 60 kg. Bearti Tuan Rewog kelebihan 10 kg dari BB ideal. APakah Tuan Rewog kegemukan?

IMT = 70/(1,6)2 = 27,34 kg/m2

Trus bandingkan dengan Standar dari WHO Asia Pasifik seperti di bawah ini:




Jadi kalo berdasarkan standar di atas, Tuan Rewog kegemukan, termasuk Obes I.




Jumat, 27 Februari 2009

Tentang Blog ini


Banyak hal tentang gizi, makanan dan kesehatan yang ditanyakan oleh pasien atau masyarakat kepada saya. Sebagian besar pertanyaan itu berasal dari pemahaman yang salah yang terbentuk dari budaya atau pengaruh iklan media massa. Pada sisi lain kesempatan untuk menyampaikan pemahaman yang benar yang berdasarkan keilmuan sangat sedikit. Saya memang sering diundang untuk ngisi acara di radio, pembicara di seminar atau diwawancara oleh wartawan media cetak, begitu juga dengan teman-teman dokter spesialis gizi lainnya, namun itu semua kalah jauh dengan masifnya iklan berbagai produk makanan yang diterima oleh masyarakat. Padahal bila pemahaman yang salah tersebut menjadi keyakinan dan dilakukan, maka dampaknya buruk bagi kesehatan. Masalahnya perilaku yang menyebabkan malnutrisi (gizi salah) itu dampaknya tidak dapat langsung dirasakan dalam waktu sebentar, mungkin perlu beberapan bulan atau tahun baru akan muncul sebagai suatu penyakit yang dirasakan sebagai keluhan kesehatan.
Contohnya: saya pernah mendapat pasien dengan keluhan sakit kepala yang sudah dirasakan berbulan-bulan. Setelah diperiksa ternyata pasien tersebut diet sangat ketat dan salah dietnya sehingga meskipun badannya tetap langsing namun ia merasakan sakit kepala yg kronis. Setelah dietnya diatur dalam 1 bulan sakit kepalanya hilang...
Diet ketat yang salah untuk wanita akibatnya cukup berat lho...
Kalo asupan proteinnya dan mineral atau vitamin kurang, dalam jangka panjang akan menyebabkan menopause dini yang ditandai dengan mestruasi yang tidak teratur trus lama-lama brenti, dan itu adalah salah satu tanda penuaan dini.

Itu satu contoh saja. Saya berharap blog ini menjadi media untuk ikut meningkatkan wawasan ttg gizi makanan dan kesehatan.
Wassalam